Australia Alami Resesi Pertama dalam Hampir 30 Tahun

0
89

Perekonomian Australia terjun ke resesi pertama dalam hampir 30 tahun. Perekonomian Negeri Kangguru tersebut terpukul dampak pandemi virus corona (Covid-19).

Dilansir dari BBC, Rabu (2/9/2020), pertumbuhan ekonomi Australia tercatat minus 7 persen pada periode April-Juni 2020, dibandingkan periode tiga bulanan sebelumnya.

Ini adalah penurunan terbesar sejak pertumbuhan ekonomi negara tersebut dicatat pada tahun 1959. Adapun pada kuartal I 2020, pertumbuhan ekonomi Australia minus 0,3 persen.

Perekonomian sebuah negara dikatakan resesi apabila pertumbuhan ekonomi minus atau terkontraksi selama dua kuartal berturut-turut.

Pada krisis keuangan global 2008 silam, Australia adalah satu-satunya negara maju yang berhasil terhindar dari resesi. Ini utamanya disebabkan tingginya permintaan sumber daya alam dari China.

Adapun pada awal tahun ini, perekonomian Australia terpukul akibat kebakaran hutan, dan kemudian menyusul pandemi virus corona.

Berhenti beroperasinya bisnis di negara itu telah memberikan dampak besar, meskipun pemerintah dan bank sentral telah meluncurkan sejumlah langkah untuk menopang perekonomian.

Pertumbuhan ekonomi Australia pada kuartal II 2020 pun merupakan yang terburuk dalam 61 tahun, akibat parahnya kontraksi belanja rumah tangga.

Selama berdekade-dekade, pertumbuhan ekonomi Australia cenderung stabil dengan kuatnya ekspor batu bara, bijih besi, dan gas alam ke China.

Selain itu, sektor pariwisata pun menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi Australia. Akibat pandemi virus corona, hampir 1 juta warga Australia kehilangan pekerjaan.