Bapenda Dibentuk, DPRD Berharap Penerimaan Pajak Makin Optimal

0
81

Terbentuknya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Serang selaku organisasi perangkat daerah (OPD) yang mengelola penerimaan pajak daerah diharapkan dapat menumbuhkan pendapatan asli daerah (PAD).

Ketua Komisi III DPRD Kota Serang TB Ridwan Achmad berharap pembentukan Bapenda Kota Serang mampu meningkatkan tren pertumbuhan PAD dari tahun ke tahun menjadi 15%.

“Kota Serang sudah resmi memiliki Bapenda [sebagai] OPD tersendiri yang urusan dari hulu sampai hilir khusus mulai dari intensifikasi PAD dan ekstensifikasi PAD mulai dari tata pemungutan PAD sampai peningkatan PAD. Itu sudah fokus di Bapenda,” ujar Ridwan, dikutip Selasa (23/3/2021).

Ridwan menerangkan selama ini pendapatan daerah Kota Serang cenderung tergantung oleh dana transfer seperti dana alokasi umum (DAU), dana alokasi khusus (DAK), dan dana insentif.

Akibatnya, anggaran Kota Serang cenderung tidak mandiri. “PAD kita itu hanya menyumbangkan 17% dari total biaya pembangunan, jadi rasio kemandirian kita ini kecil.

“Oleh karena itu, apabila terjadi huru hara APBN atau pusat tidak transfer ke kita satu tahun, ya otomatis mandeg kita,” ujar Ridwan seperti dilansir kedaipena.com.

Sebagai gambaran, Ridwan mengatakan PAD bahkan tidak mampu menutup seluruh belanja pegawai yang dibutuhkan. Dari total belanja pegawai pada APBD Kota Serang Rp500 miliar, realisasi PAD hanya Rp180 miliar. Dari PAD Rp180 miliar, hanya Rp150 miliar yang merupakan pajak daerah.

Dengan terbentuknya Bapenda Kota Serang, Ridwan berpesan kepada Pemkot Serang untuk mengoptimalkan intensifikasi penerimaan pajak, salah satunya melalui penggunaan i

Melalui pemanfaatan tapping box, pajak daerah yang berbasis transaksi seperti pajak hotel dan pajak restoran dapat dioptimalkan realisasinya. Melalui tapping box, Pemkot Serang dapat mengetahui secara pasti omzet usaha dan seberapa besar pajak yang dapat diterima oleh pemda. (Bsi)