BI proyeksi pertumbuhan ekonomi kuartal I sebesar 5,2%

0
262

JAKARTA,25/02-INDUSTRI RITEL MENGGELIAT. Warga berbelanja kebutuhan di salah satu perusahaan ritel di Jakarta, Minggu (25/02). Industri ritel diproyeksikan akan kembali menggeliat pada 2018. Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudistira memprediksi, pertumbuhan ritel tahun depan akan didorong oleh konsumsi rumah tangga. Adapun faktor penghambat pertumbuhan ritel di 2018, menurut Bhima, yakni dampak negatif dari tahun politik yang membuat masyarakat kelas menengah atas cenderung menahan belanja. KONTAN/Fransiskus Simbolon/25/02/2018

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi di kuartal I tahun ini bisa mencapai 5,2%. Pertumbuhan ekonomi di tiga bulan pertama 2019 ini banyak ditopang pertumbuhan konsumsi.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, pertumbuhan ekonomi kuartal I ini didorong oleh pertumbuhan konsumsi yang tumbuh. “Faktornya karena konsumsi swasta, konsumsi pemerintah maupun konsumsi lembaga non rumah tangga, karena berkaitan dengan persiapan untuk pemilu,” ujar Perry, Jumat (22/3).

Konsumsi yang tetap tumbuh ini bisa dilihat dipengaruhi tingkat inflasi yang rendah. Adanya bantuan sosial yang digelontorkan oleh pemerintah turut menjadi pendorong konsumsi rumah tangga.

Adanya bantuan sosial dianggap bisa membuat daya beli masyarakat berpenghasilan rendah turut terdongkrak. Dia memproyeksi pertumbuhan konsumsi rumah tangga bisa mencapai 5,2%.

Lain dengan konsumsi yang diperkirakan tumbuh, Perry mengakui pertumbuhan investasi di tiga bulan pertama tahun ini masih agak melambat dibandingkan kuartal I. Menurutnya, investasi yang lambat terjadi di investasi non konstruksi.

“Polanya kalau di awal tahun itu biasanya agak lebih lambat dibandingkan triwulan IV, tetapi akan meningkat di triwulan berikutnya. tetapi investasi masih cukup tinggi,” tutur Perry.

Lebih lanjut Perry mengatakan, pertumbuhan ekonomi tahun ini masih sesuai perkiraan yakni berada di kisaran 5% hingga 5,4%.