Di Depan Mahasiswa Bengkulu, Sri Mulyani Paparkan Proyeksi Indonesia 2045

0
275

BENGKULU, KOMPAS.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani memaparkan proyeksi Indonesia 2045 atau satu abad kemerdekaan di hadapan ribuan mahasiswa di kampus Universitas Bengkulu, Jumat (22/2/2019).

Ia mengatakan, pada 2045 populasi penduduk Indonesia mencapai 309 juta. Pada saat itu,  lebih dari 75 persen penduduk akan tinggal di kota. Sebanyak 52 persen adalah penduduk usia produktif.

“Artinya piramida penduduk sudah seimbang antara usia produktif dan non produktif. Apabila ekonomi terjaga, income per kapita mencapai 29.300. Itu sudah masuk negara high income country meskipun masih tahap awal,” ujar Sri Mulyani dalam orasinya.

Ia mengatakan, pada saat itu sekitar 73 persen penduduk Indonesia akan bekerja di sektor jasa.

Hal ini, kata dia, adalah visi. Sebagian adalah proyeksi berdasarkan asumsi pertumbuhan ekonomi yang harus bisa dijaga. Sebagian proyeksi juga berdasarkan studi pergerakan penduduk di Indonesia.

“Tentu yang namanya proyeksi bukan ramalan bisa saja tidak selalu tepat tetapi paling tidak ini paling tidak memberikan kami semacam konteks terhadap mahasiswa dapat berpikir apa yang kalian (mahasiswa) persiapkan untuk menghadapi itu,” tegas Sri Mulyani.

Sebuah negara harus memiliki instrumen kebijakan agar ekonomi terus bertumbuh secara terus menerus. Kebijakan moneter, fiskal, kebijakan ekonomi real, dan keseimbangan neraca pembayaran.

“Ini empat pilar yang harus dijaga agar ekonomi terus tumbuh bertahap,” ujarnya.