Genjot Pertumbuhan Ekonomi RI, BKPM Gelar Forum Investasi Regional

0
321

JAKARTA, KOMPAS.com – Badan Koordinasi Penanaman Modal ( BKPM) akan menggelar 3 kegiatan utama untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat melalui investasi. Oleh sebab itu, BKPM bakal menggelar sejumlah kegiatan, di antaranya adalah forum investasi dan rapat koordinasi nasional (rakornas) investasi “Rakornas Investasi sebagai kegiatan yang bertujuan untuk melalukan konsolidasi program dan kegiatan bersama aparatur penanaman modal baik di pusat dan di daerah,” ujar Thomas Trikasih Lembong, Kepala BKPM dalam konferensi pers yang diadakan di Gedung BKPM Jakarta, Rabu (6/03/2019).

Tiga kegiatan tersebut dimulai pada tanggal 11-14 Maret 2019 di International Convention and Exhibition BSD City, Tangerang, Banten dengan tiga kegiatan utama. Tiga kegiatan yang diselenggarakan yaitu Regional Investment Forum (RIF), Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Investasi 2019, dan Koordinasi Pegawalan Investasi Memanfaatkan Aplikasi (KOPI MANTAP). “Kemudian Kopi Mantap sebagai upaya untuk mengkoordinasi pengawalan investasi di daerah dengan memanfaatkan teknologi informasi, serta RIF bertujuan untuk mengkomunikasikan berbagai kemajuan dan peluang investasi langsung kepada Investor,” lanjutnya. Presiden Joko Widodo juga dijadwalkan hadir untuk memberikan arahan dan meresmikan peluncuran ‘Kopi Mantap’ pada kegiatan Rakornas Investasi tanggal 12 maret 2019. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga telah mengonfirmasi kehadirannya di acara RIF ini.

“Rakornas Investasi 2019 bertujuan untuk konsolidasi seluruh pemangku kepentingan guna mendorong kegiatan Investasi untuk mendorong perluasan penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat,” lanjut Tom, sapaan akrab Thomas. Penciptaan lapangan kerja tahun ini targetnya targetnya meningkat dari tahun lalu. Bukan hanya penciptaan lapangan kerja, tapi masyarakat juga bisa jadi pelaku usaha.

Lonjakan peserta di luar target Awalnya, target peserta sebanyak 550 orang meliputi Kepala Daerah baik Gubernur maupun Bupati atau Walikota se-Indonesia, DPMPTSP Provinsi, Administrator KEK/KPBPB, serta perwakilan Kementerian atau Lembaga. “Target kami sebanyak 550 peserta awalnya. Ternyata sampai saat ini sudah ada 700 peserta dan masih terus berlanjut. Sebenarnya pendaftaran sudah ditutup seminggu yang lalu tapi masih banyak yang berminat registrasi. Banyak juga yang dari luar negeri,” ucap Yulio. Kegiatan Rakornas Investasi merupaka kegiatan tahunan untuk mengonsolidasikan seluruh program dan kegiatan antara Pemerintah Pusat dan Daerah dalam penyusunan kebijakan serta perencanaan, promosi, pelayanan, dan pengendalian pelaksanaan penanaman modal.