Hasil Survei: PPnBM 0%, Jual-Beli Mobil Meningkat Lebih Cepat

0
24

Jakarta – 

Relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) dinilai bisa menstimulus orang Indonesia untuk jual beli mobil, baik bekas ataupun baru. Survei ini dilakukan oleh Carsome, platform jual-beli atau e-commerce mobil.

Berdasarkan Carsome Consumen Survey, minat masyarakat untuk membeli dan menjual mobil akan mencapai puncak mulai April 2021. Dengan adanya insentif PPnBM nol persen ini, tren tersebut bisa saja datang lebih cepat.

Ditambah lagi dengan perilaku masyarakat yang cenderung menghindari transportasi umum dan memilih menggunakan kendaraan pribadi agar tidak tertular virus Corona. Dari hasil survei Carsome, jumlah responden yang tidak pernah menggunakan transportasi umum dan transportasi online meningkat dari 27% menjadi 60% selama PSBB berlangsung. Survei dilakukan oleh Carsome pada bulan Oktober 2020 dengan melibatkan 1.005 konsumen di Indonesia.

Ada beberapa alasan untuk responden Indonesia yang tidak berniat membeli mobil, di antaranya budget atau anggaran yang kurang, lebih mematuhi aturan PSBB untuk tinggal di rumah, dan fokus pada prioritas lain.

Dari 1.005 orang yang disurvei didapati 53% berencana untuk menjual mobil mereka dalam enam bulan, 64% berencana membeli mobil dalam kurun waktu 7-12 bulan, dan 34% peningkatan popularitas tren platform jual mobil bekas online.

Lebih lanjut, Delly Nugraha selaku General Manager Carsome Indonesia percaya bahwa insentif pajak ini akan mendorong permintaan yang lebih besar untuk mobil baru.

“Ketika masyarakat beralih ke mobil baru, akan ada peningkatan suplai untuk mobil bekas. Carsome mengantisipasi akan ada lebih banyak orang yang membutuhkan layanan Carsome untuk menjual mobil mereka saat ini. Kami akan terus meningkatkan dan memperkuat layanan kami demi memastikan proses yang lancar dan nyaman bagi pelanggan,” ujar Delly dalam keterangan yang diterima detikcom, Jumat (5/3/2021).