Ini wajib pajak terbesar di Indonesia tahun 2018 yang terima penghargaan dari Kemkeu

0
291

JAKARTA,25/04-BASIS DATA PAJAK. Wajib pajak sedang melakukan pelaporan pajak di Kantor Pelayanan Pajak [KPP] Jakarta Timur, Selasa (25/04). Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak), jumlah wajib pajak (WP) yang melaporkan SPT tahun pajak 2016 hingga Jumat (21/4) sebanyak 10,58 juta WP. "Realisasi pelaporan SPT itu naik 4,56% dibanding periode sama di tahun lalu," tandas Direktur Potensi, Kepatuhan dan Penerimaan Pajak Ditjen Pajak Yon Arsal. Dari total SPT yang masuk hingga 21 April 2017, sebanyak 9,3 juta berasal dari WP orang perorangan karyawan. Angka itu naik 2,19% dari pelaporan di tahun 2016, sebanyak 9,1 juta WP. Sedang SPT dari WP perorangan non karyawan mencapai 926.000, naik 31,34% dibanding 21 April 2016. Sisanya, sebanyak 305.000 dari WP badan, naik 27% dari 21 April 2016. KONTAN/Fransiskus Simbolon/25/04/2017

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menyampaikan apresiasi kepada kepada para wajib pajak (WP) besar yang berkontribusi pada penerimaan negara di tahun 2018.

Ada 30 WP besar yang menerima penghargaan tersebut, terdiri dari 24 WP Badan dan enam WP Orang Pribadi.

Sepanjang 2018, WP besar penerima penghargaan menyumbang pajak sebesar Rp 418,73 triliun atau berkontribusi 31,8% dari total penerimaan pajak tahun lalu.

Adapun, enam WP besar Orang Pribadi antara lain pendiri grup Medco Energy Arifin Panigoro, pendiri Pakuwon Grup Alexander Tedja, dan pendiri Optik Melawai Budi Purnomo Hadisurjo.

Juga pemilik Adaro Grup Garibaldi Tohir, pemilik grup media Emtek Raden Eddy Kusnadi Sariatmadja, dan pemilik Triputra Group Rachmat Theodore Permadi,

Sementara, jajaran WP Badan yang menjadi pembayar pajak terbesar sepanjang tahun lalu:

1. PT Adaro Indonesia

2. PT Astra Daihatsu Motor

3. PT Astra Honda Motor

4. PT Bio Farma (Persero)

5. PT Bukit Asam Tbk

6. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

7. PT Bank BNl (Persero) Tbk

8. PT Bank BRI (Persero) Tbk

9. PT Bank Central Asia Tbk.

10. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk

11. PT Freeport lndonesia

12. PT Honda Prospect Motor

13. PT Kaltim Prima Coal

14. PT Kideco Jaya Agung

15. Pembangunan Perumahan

16. PT Pelabuhan Indonesia Ill (Persero)

17. PT Pertamina (Persero)

18. Petrokimia Gresik

19. PT PLN (Persero)

20. Perusahaan Gas Negara Tbk

21. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk

22. PT Toyota Astra Motor

23. PT Unilever Indonesia Tbk

24. PT United Tractors Tbk