Kejar Perusahaan Penggelap Pajak, Sri Mulyani: RI Tak Bisa Sendiri

0
77

Kementerian Keuangan masih terus melakukan upaya untuk mendorong kepatuhan pajak melalui reformasi pajak. Sebab saat ini Indonesia bukan hanya rasio pajaknya yang rendah, tapi juga masih banyak perusahaan yang melakukan penghindaran dan penggelapan pajak.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan Indonesia memiliki perekonomian terbuka sehingga terdapat celah bagi perusahaan menghindari pajak.

“Upaya yang kami lakukan adalah penghindaran dan penggelapan pajak ini menjadi bagian penting bagi kami untuk memeranginya. Karena Indonesia memiliki perekonomian terbuka,” ujarnya dalam webinar ADB, Kamis (17/9/2020).

Sri Mulyani melanjutkan, Indonesia memiliki sumber daya alam yang tersebar di wilayah negara yang cukup luas. Banyak perusahaan yang akhirnya bisa beroperasi lintas perbatasan negara.

“Dan itu membuka peluang untuk penghindaran pajak dan penggelapan pajak,” tambahnya.

Pemerintah, lanjutnya, sedang melakukan upaya untuk mengejar pajak yang hilang itu. Namun dia mengakui Indonesia tidak bisa sendiri melakukannya, dan butuh kerjasama dengan negara lain.

“Mobilisasi sumber daya domestik sangat penting dibangun di banyak negara anggota ADB (Asian Development Bank), termasuk Indonesia. Kami mereformasi pajak untuk meningkatkan tax ratio yang rendah, tetapi kami tidak dapat melakukannya sendiri,” terangnya.

Menurutnya Indonesia dan negara-negara di kawasan perlu bekerjasama, termasuk untuk bertukar pengalaman dan pengetahuan tentang pajak.

“Kami juga membutuhkan banyak dukungan dan benchmarking yang dapat diberikan oleh lembaga multilateral seperti ADB, IMF, dan World Bank,” tutupnya.