KPC Dapat Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar 2018, Capai Rp7 Triliun

0
247

VIVA – Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan penghargaan atau apresiasi terhadap 30 wajib pajak (WP) yang dianggap memberikan kontribusi besar bagi penerimaan negara di sektor pajak. Acara penghargaan tersebut digelar di aula Sinergi l Gedung Radjiman Wedyodiningrat Kantor Wilayah (Kanwil) WP besar, Jakarta, Rabu 13 Maret 2019.

Salah satu WP yang menerima penghargaan pembayar pajak terbesar adalah PT Kaltim Prima Coal (KPC) yang merupakan anak usaha PT Bumi Resources Tbk. PT KPC diketahui telah membayarkan pajak tahun 2018 sebesar Rp7 triliun.

“Kontribusi PT Kaltim Prima Coal untuk pemberian pajak sebesar Rp7 triliun untuk tahun 2018. Untuk itu kami berterima kasih untuk KPP Wajib Pajak 1 yang telah memberikan pelayanan perpajakan yang secara cepat, tepat dan profesional kepada kami selama ini,” ujar Sri Dharmayanti selaku Komisaris PT KPC dalam wawancara usai menerima penghargaan.

Ia juga mengucapkan selamat kepada KPP Wajib Pajak 1 yang telah mendapatkan predikat zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi pada tahun 2018.

“PT Prima Coal siap mendukung KPP Wajib Pajak Besar 1 menuju wilayah birokrasi bersih dan melayani,” ucapnya.

Sri Mulyani dalam kesempatan tersebut juga mengatakan bahwa para 30 WP yang menerima penghargaan memiliki peranan yang sangat signifikan dalam usaha membangun Indonesia.

Menurut Sri, 30 WP dengan kapasitas keuangan dan bisnis yang besar tersebut, baik yang merupakan kategori WP Orang Pribadi maupun kategori WP Badan, mampu menyumbang 31 persen pajak di Kanwil WP besar tersebut.

“Hasil pajak Anda dipakai untuk membangun Indonesia. Pertumbuhan ekonomi kita tetap tumbuh bahkan lebih tinggi dibanding tahun tahun sebelumnya,” kata Sri.

Sebagai informasi, sebelumnya PT KPC juga pernah meraih penghargaan dari Indonesian Mining Association (IMA) Awards 2018. KPC meraih dua penghargaan sebagai perusahaan tambang pembayar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) terbesar 2017 dan perusahaan batu bara dengan pengelolaan lingkungan terbaik 2017.

PT KPC serta Grup Bumi lainnya, yakni PT Arutmin Indonesia tercatat sebagai pembayar PNBP terbesar di Indonesia untuk 2017 yang secara keseluruhan mencapai Rp9,1 triliun. Jumlah itu lebih dari 2-4 kali lebih besar dari perusahaan lain yang juga mendapatkan peringkat di ajang IMA Awards 2018.

Sementara itu, PT KPC juga meraih penghargaan lain sebagai perusahaan penyumbang devisi ekspor terbaik 2018. Penghargaan itu diserahkan oleh Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo pada acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia, di Jakarta Convention Centre (JCC) pada Desember 2018 lalu.

Penghargaan lain yang diterima PT KCP adalah penghargaan Kategori Emas (Gold Rank) pada ajang Asia Sustainability Reporting (ASR) Rating 2018. Penghargaan itu diperoleh dari National Center For Sustainability Reporting (NCSR) bekerja sama dengan Institute of Certified Sustainability Practitioners (ICSP).