Perluas Pasar, UKM Didorong Gunakan Cara Nonkonvensional

0
216

JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Perdagangan mendorong usaha kecil menengah ( UKM) untuk meningkatkan akses pasar secara global di era daring saat ini.

Direktur Fasilitasi Ekspor dan Impor Kemendag Olvy Andrianita mengatakan, kunci utamanya yakni efektivitas komunikasi dan menyampaikan pesan produk barang dan jasa yang akan dijual.

Selain itu juga perlu diperhatikan kecepatan dan ketepatan waktu dalam proses pengiriman, serta tersedianya asuransi  perdagangan. Untuk itu, perlu langkah-langkah nonkonvesional yang ditempuh untuk menyesuaikan dinamisasi pasar.

“Penguatan UKM Indonesia diharapkan dapat  meningkatkan daya saing produk UKM di pasar global,” kata Olvy dalam keterangan tertulis, Jumat (8/3/2019).

Olvy mengatakan, kerja sama penguatan UKM akan berfokus pada empat pilar program percepatan transaksi pemasaran global melalui media nonkonvensional.

Pendampingan pengenalan  pasar global, pendampingan operasional pemasaran digital untuk mempercepat terjadinya  transaksi dalam platform niaga, pendampingan menggunakan aplikasi MINPlus dalam  menjalankan proses ekspor, dan pembaruan informasi regulasi ekspor.

“Diharapkan program ini dapat meningkatkan ekspor UKM ke pasar tradisional maupun nontradisional dengan lebih kondusif,” kata Olvy.

Selain itu, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan aspek kewiraswastaan, manajemen,  administrasi, serta pengetahuan dan keterampilan pengembangan industri. Olvy mengatakan, UKM harus memanfaatkan informasi yang ada sehingga mampu mengembangkan bisnis melalui  laman komersial nonkonvensional.

“Melalui program pendampingan fasilitasi ekspor yang holistik tersebut, UKM juga dapat mengubah pola pikir ‘luring’ menjadi lebih proaktif menjemput pembeli,” kata Olvy.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Oke Nurwan mengatakan, UKM dapat menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia di masa depan dengan menguatnya pasar UKM Indonesia di dalam negeri maupun kancah global.

Menurut dia, sebenarnya banyak produk UKM yang memiliki kualitas dan desain yang prima. Namun, tantangan yang dihadapi saat ini adalah bagaimana mencari pasar ekspor atau pembeli di pasar global. Oleh karena itu, Kemendag meminta pihak swasta untuk mendampingi pelaku UKM secara langsung demi menjawab berbagai tantangan tersebut.

“Sudah saatnya Pemerintah Indonesia berpihak kepada UKM dalam mendorong ekspor dengan cara menguatkan dan mengembangkan potensi UKM,” kata Oke.