Postur Sementara APBN 2021: Pertumbuhan Ekonomi Jadi 5%

0
89

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah telah menetapkan pertumbuhan ekonomi di tahun 2021 sebesar 5,0%. Angka ini merupakan titik tengah dari rentang 4,5-5,5% yang disampaikan dalam nota keuangan.

Angka baru pertumbuhan ekonomi Indonesia ini akan masuk dalam postur APBN 2021 yang sudah dibahas Panja Banggar DPR dan pemerintah.

“Tadi disampaikan untuk asumsi dasar ekonomi makro yang menjadi landasan sebagai berikut. Pertumbuhan ekonomi dari 4,5-5,5% tahun 2021 telah ditetapkan titiknya di 5,0%. Ini keputusan yang tepat, yang baik, menggambarkan harapan namun kehati-hatian terhadap 2021,” kata Sri Mulyani saat rapat kerja dengan Banggar DPR, Jumat (11/9/2020).

Penetapan target pertumbuhan di level 5,0% ini juga telah mempertimbangkan ketidakpastian COVID-19 yang terus terjadi di tahun 2020 dan akan berlanjut di 2021.

“Kita tetap waspada namun tidak kehilangan fokus,” jelasnya.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menyebut, perubahan postur hanya terjadi pada asumsi pertumbuhan ekonomi. Sementara yang lainnya masih tetap. Berikut asumsi dasar ekonomi makro dan target pembangunan ekonomi di postur sementara APBN 2021:

Asumsi dasar ekonomi makro dan parameter migas tahun 2021
1. Pertumbuhan ekonomi: 5,0%
2. Inflasi: 3,0%
3. Nilai tukar rupiah (kurs): Rp 14.600
4. Tingkat suku bunga SBN 10 tahun: 7,29%
5. Harga minyak mentah Indonesia (ICP): US$ 45 per barel
6. Lifting minyak mentah Indonesia: 705 ribu barel per hari
7. Lifting gas bumi: 1,007 juta barel setara minyak per hari


Sasaran pembangunan ekonomi
1. Tingkat pengangguran terbuka (TPT): 7,7-9,1%
2. Tingkat kemiskinan: 9,2-9,7%
3. Gini rasio: 0,377-0,379
4. Indeks Pembangunan Manusia (IPM): 72,78-72,95
5. Nilai tukar petani (NTP): 102
6. Nilai tukar nelayan (NTN): 104

Sementara itu, pimpinan rapat Banggar DPR Said Abdullah mengatakan pihaknya mengapresiasi hasil kerja panja Banggar dan pemerintah yang telah menyelesaikan pembahasan postur sementara APBN 2021.

“Bapak sesuai dengan tatib hari ini raker kita dengan pemerintah tentang postur sementara 2021 hadir di tengah kita secara fisik hampir 14 orang, di luar pimpinan dan virtual 27 orang, total 40 orang dari 8 fraksi, fraksi Nasdem akan hadir di tengah kita. oleh karenanya rapat kerja saya buka dan terbuka untuk umum,” kata Said.