Soal Tax Ratio, Sandi: Turun Terus Sementara Ekonomi Berkembang

0
355

Surabaya – Cawapres Sandiaga Uno berjanji akan menjelaskan mengenai tax ratio menjadi 16% seusai perjalanan kampanye dari Jawa Timur. Menurutnya, penjelasan mengenai tax ratio tidak bisa dilakukan pada saat yang singkat.

“Saya berencana akan menjelaskan secara menyeluruh komprehensif karena ini tidak bisa dilakukan sebagai door stop,” kata Sandi usai bertemu dengan nelayan dan PKL di Kenjeran, Surabaya, Sabtu (19/1/2019).

Sandi melanjutkan, pembahasan mengenai tax ratio setidaknya membutuhkan waktu sekitar 40 sampai 45 menit. Untuk itu ia meminta waktu untuk menjelaskan secara menyeluruh.

“Jadi, rencana kita akan berikan satu pernyataan yang menyeluruh setelah kembali dari trip di Jawa Timur ini. Insya Allah hari Selasa atau hari Rabu kita akan memberikan suatu penjelasan bagaimana Prabowo-Sandi ingin mewujudkan tax ratio,” terang mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu.

Dikatakan Sandi, jika kelak terpilih ia berjanji akan meningkatkan tax ratio dari sekitar 11% menjadi 16%. Menurutnya, di tengah ekonomi berkembang, tax ratiomalah turun.

“Sekarang tax ratio turun terus sementara ekonomi berkembang tapi belum ada penerimaan pajak dan reformasi pajak yang dijanjikan yang bisa hadir,” beber Sandi.

“Di bawah Prabowo-Sandi kita akan tingkatkan itu. Tapi bagaimana caranya ke sana, kita akan berikan langkah-langkahnya secara sistematis dalam 1 atau 2 hari ke depan setelah kunjungan dari Jawa Timur,” tandasnya.

Sebelumnya, pada saat debat pertama, pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyebut soal janjinya untuk meningkatkan tax ratio alias rasio pajak Indonesia. Prabowo mengungkapkan akan meningkatkan tax ratio dari yang sekarang sekitar 11,5% (outlook 2018) menjadi 16% terhadap produk domestik bruto (PDB).

Tax ratio merupakan rasio jumlah pajak yang dikumpulkan pada suatu masa dibandingkan atau dibagi dengan produk domestik bruto (PDB) di masa yang sama.